What you will learn?
Pengantar perdagangan internasional: Peluang, tantangan, dan mindset eksportir.
Riset pasar global dan teknik identifikasi komoditas potensial.
Komponen biaya ekspor dan metode perhitungan Harga Patokan Ekspor (HPE).
Panduan mencari, menentukan, dan membaca Harmonized System (HS) Code.
About this course
Modul ini adalah fondasi utama bagi calon eksportir. Anda tidak hanya akan mempelajari pola pikir bisnis global, tetapi juga langkah taktis pertama: memilih produk yang tepat. Kami akan membedah cara mengidentifikasi komoditas yang memiliki permintaan tinggi, menghitung dan menentukan harga jual ekspor (FOB, CIF, dsb.) agar tetap kompetitif, serta memahami klasifikasi HS Code yang sangat krusial untuk menentukan tarif bea masuk dan regulasi di negara tujuan.
FAQ
Comments (0)
Dalam video ini, Anda akan mempelajari pengertian dasar ekspor, hubungan antara eksportir dan importir, serta pentingnya wilayah pabean dalam proses perdagangan internasional. Anda juga akan memahami perbedaan antara membawa barang dalam perjalanan pribadi dan mengirim barang sebagai kegiatan ekspor.
Melalui contoh pengiriman produk dari Indonesia ke Australia, video ini memperkenalkan proses pengiriman barang, perhitungan berdasarkan berat dan dimensi, serta istilah Less than Container Load (LCL) dan Full Container Load (FCL).
Setelah menyelesaikan video ini, Anda diharapkan memahami gambaran awal proses ekspor, dokumen dasar yang berkaitan dengan barang, serta berbagai materi yang perlu dikuasai untuk menjadi pelaku usaha atau tenaga kerja di bidang ekspor.
Dalam video ini, Anda akan memahami dua arah utama setelah mempelajari ekspor, yaitu membangun kompetensi untuk bekerja di perusahaan yang memiliki kegiatan ekspor-impor atau menjalankan usaha ekspor untuk memperoleh pendapatan.
Video ini juga memperkenalkan SKKNI Nomor 95 Tahun 2018 sebagai dasar pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang ekspor dan impor. Standar tersebut mencakup kompetensi persiapan ekspor, persiapan impor, pelaksanaan ekspor, dan pelaksanaan impor.
Bagi peserta yang ingin menjadi pengusaha, video ini memberikan gambaran awal mengenai proses menentukan komoditas, menghitung harga, memilih negara tujuan melalui riset, memahami HS Code, dan menjalankan kegiatan ekspor secara mandiri maupun bersama rekan.
Pelajari kembali pengertian ekspor, fungsi wilayah pabean, bentuk pengiriman barang, dan dokumen dasar dalam kegiatan ekspor. Text lesson ini juga membantu Anda menentukan arah pembelajaran, baik untuk membangun karier profesional maupun memulai usaha di bidang ekspor.
Dalam video ini, Anda akan mempelajari pengertian komoditas ekspor dan berbagai kelompok produk yang berpotensi diperdagangkan ke luar negeri. Materi mencakup komoditas dari sektor pertanian dan perkebunan, pertambangan, perikanan, industri atau manufaktur, serta energi.
Anda juga akan memahami cara mengidentifikasi kelayakan suatu komoditas berdasarkan kebutuhan negara tujuan, kondisi fisik produk, parameter mutu, dan dokumen atau sertifikasi yang dibutuhkan. Penjelasan diberikan melalui contoh vanili, cengkeh, udang vaname, kopi, kayu, dan produk perikanan.
Setelah menyelesaikan video ini, Anda diharapkan mampu melakukan pemeriksaan awal terhadap suatu produk dan menentukan informasi apa saja yang perlu disiapkan sebelum produk tersebut ditawarkan ke pasar ekspor.
Pelajari cara menilai potensi suatu komoditas ekspor berdasarkan kebutuhan pasar tujuan, karakteristik fisik, parameter mutu, dan persyaratan sertifikasinya. Materi ini dilengkapi contoh vanili, cengkeh, udang vaname, kopi, kayu, dan produk perikanan agar proses identifikasi lebih mudah dipahami.
Dalam video ini, Anda akan mempelajari dasar penentuan harga jual ekspor dan mengenal empat Incoterms yang umum digunakan, yaitu EXW, FOB, CFR, dan CIF. Incoterms membantu eksportir dan pembeli memahami pembagian tanggung jawab serta komponen biaya dalam proses pengiriman barang.
Pembahasan difokuskan pada harga EXW atau Ex Works, yaitu harga ketika penjual menyediakan barang di lokasi yang telah disepakati, seperti rumah produksi, toko, atau gudang. Anda juga akan memahami perbedaan dasar perhitungan harga bagi produsen dan trader.
Setelah menyelesaikan video ini, Anda diharapkan mampu mengenali komponen harga perolehan atau HPP, biaya kemasan, biaya penanganan, margin keuntungan, dan mata uang transaksi yang digunakan untuk menyusun harga EXW.
Dalam video ini, Anda akan mempelajari hubungan antara harga EXW, FOB, CFR, dan CIF. Setiap harga memiliki cakupan biaya yang berbeda, tergantung sejauh mana penjual menanggung proses pengiriman barang.
Secara sederhana, harga FOB diperoleh dengan menambahkan biaya menuju pelabuhan dan biaya terkait ke harga EXW. Harga CFR diperoleh dengan menambahkan ongkos angkut internasional ke harga FOB, sedangkan harga CIF diperoleh dengan menambahkan biaya asuransi ke harga CFR.
Setelah menyelesaikan video ini, Anda diharapkan mampu memahami urutan pembentukan harga ekspor dan mengenali biaya tambahan pada setiap Incoterm.
Dalam video ini, Anda akan mempelajari praktik penyusunan harga jual ekspor secara lebih rinci, mulai dari perhitungan HPP atau harga perolehan, kemasan, handling, biaya pembiayaan, gaji pengelola, hingga margin keuntungan.
Video ini juga membahas berbagai komponen yang dapat membentuk harga FOB, seperti jasa freight forwarder, Terminal Handling Charge atau THC, biaya bank, dokumen tambahan, dan komisi agen pemasaran. Selanjutnya, Anda akan memahami cara menambahkan ongkos angkut internasional untuk memperoleh harga CFR dan asuransi untuk memperoleh harga CIF.
Setelah menyelesaikan video ini, Anda diharapkan mampu membuat tabel harga EXW, FOB, CFR, dan CIF, menyiapkan variasi diskon untuk negosiasi, serta meminta penawaran pengiriman berdasarkan pelabuhan asal dan pelabuhan tujuan yang jelas.
Pelajari kembali cara menyusun harga jual ekspor berdasarkan posisi sebagai produsen atau trader. Materi ini menjelaskan komponen pembentuk harga EXW, FOB, CFR, dan CIF, termasuk biaya kemasan, pengiriman lokal, freight internasional, dokumen, asuransi, margin keuntungan, dan persiapan tabel harga untuk negosiasi.
Dalam video ini, Anda akan mempelajari HS Code (Harmonized System Code), yaitu sistem penomoran internasional yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan produk dalam kegiatan ekspor-impor.
Anda akan memahami fungsi penting HS Code dalam dokumen kepabeanan, proses keluar-masuk barang antarnegara, penentuan tarif bea masuk, serta pemanfaatan fasilitas tarif melalui Free Trade Agreement (FTA). Video ini juga menjelaskan struktur HS Code mulai dari chapter, heading, subheading, hingga klasifikasi lanjutan yang berlaku di masing-masing negara.
Melalui contoh klasifikasi produk sepatu olahraga, Anda akan mempelajari cara membaca susunan angka HS Code dan menentukan kode yang sesuai dengan karakteristik produk. Setelah menyelesaikan video ini, Anda diharapkan mampu mencari, memahami, dan menyampaikan HS Code produk kepada freight forwarder atau pihak terkait dalam proses ekspor.
Pelajari kembali pengertian, fungsi, dan struktur HS Code dalam kegiatan ekspor-impor. Pada text lesson ini, Anda juga akan memahami cara membaca HS Code, informasi produk yang perlu disiapkan, serta kesalahan yang harus dihindari ketika menentukan klasifikasi barang.